ARTIKEL
NUSA TENGGARA TIMUR BISA GUNAKAN FREE
OPEN SOURCE SOFTWARE
Judul
:
“Bajakan No, Open Source Yes !!”
Nama Lengkap :
-
Kristian
Paulino
-
Maystri
Ta’eko
Asal
Sekolah : SMK Negeri 6 Kupang
Pendahuluan
Free Open Source /FOSS merupakan istilah bagi software yang dapat dimodifikasi ulang sesuai keinginan penggunanya. Berdasarkan sejarahnya,istilah open source mulai dikenal sejak tahun 1998 dalam sebuah rapat yang diprakarsai oleh Netscape, yaitu perusahaan pengembang browser navigator. Pada tahun 1999 istilah Open Source semakin terkenal setelah dipublikasi oleh tim O'Reilly yang mengadakan event project free open source..Sedangkan Software bajakan merupakan software berbayar yang disalin serta disebarluaskan secara bebas di internet.
Di NTT FOSS masih belum dikenal luas oleh kalangan masyarakat. Sehingga seringkali Software bajakan dan open source software dianggap sama dan juga masih kurangnya informasi yang didapat mengakibatkan terjadinya peningkatan pengunduhan software bajakan.
Pembahasan
Nusa Tenggara Timur Merupakan suatu kepulauan dimana terdapat beranekaragam budaya dan juga kekayaan akan alam didalamnya. Begitu juga dengan TIK, hampir seluruh system pekerjaan dan pembelajaran sudah menggunakan teknologi. Salah satunya adalah Komputer. Komputer terdiri dari hardware dan software. Pada artikel ini akan dibahas mengenai software lebih tepatnya mengenai Free Open Source Software/FOSS.
Jumlah pengguna dan fasilitas internet setiap tahun di NTT semakin meningkat,sehingga setiap harinya ratusan software gratisan maupun berbayar di unduh. Pengguna hanya mengetahui bahwa software tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka namun pengguna tidak mengetahui apakah software itu bajakan atau open source. Dari hasil pencaharian kebanyakan software yang diunduh hanyalah software bajakan. Untuk itu pemerintah NTT lebih tepatnya Dinas KOMINFO menyelenggarakan “kegiatan lomba melalui peringatan hardiknas,kita wujudkan masyarakat NTT yang melek teknologi”,untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai FOSS.
Penggunaan FOSS sudah mulai diterapkan pada instansi-instansi Pemerintahan dan juga Lembaga Pendidikan. Dalam kegiatan lomba ini Dinas KOMINFO menggunakan Sofware Open Source seperti Xampp,Wordpress, dan Office. Walaupun siswa masih belum paham betul mengenai FOSS, tapi siswa mulai paham tentang perbedaan antara software bajakan dan open source.
Dari kegiatan yang deslenggarakan ini diharapkan kepada siswa untuk menerapkan dan menjelaskan kepada kenalan mereka mengenai perbedaan software gratisan mana yang lebih baik digunakan, dan juga diharapkan untuk mempelajari serta memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut.
Penutup
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan agar masyarakat NTT dapat mengerti dan membedakan antara FOSS serta Sofware Bajakan, dan juga dapat mempelajari lebih lagi mengenai FOSS serta Kegunaan dan Manfaat dari menggunakan FOSS.
Untuk Kedepan diharapkan agar pemerintah terus memperhatikan perkembangan teknologi di NTT dan terus menerapkan penggunaan FOSS di kalangan masyarakat NTT dengan cara melakukan sosialisasi,pameran dan juga lomba/kegiatan yang berhubungan dengan FOSS,sehingga masyarakat lebih mengenal dan menggunakan FOSS ketimbang menggunakan software bajakan.
Referensi :
http://www.pram-software.com/2013/11/pengertian-freeware-shareware-open-source.html
http://bsis0ftw2r3.wordpress.com/
http://komunitas-os-smkn2sby.blogspot.com/2013/05/apa-itu-open-source.html
http://www.diskominfo.nttprov.go.id/sipim/86-berita-tik/173-mengapa-instansi-pemerintah-harus-menggunakan-software-open-source.html